Jangan Lupakan Cadangan

Posted: Agustus 4, 2013 by Ario Zainuddin in Tips
Tag:, , , ,

toyota-tundra-spare-tireDari semua bagian penting di mobil kesayangan, bagian yang satu ini kerap kali diabaikan untuk dirawat. Padahal ban cadangan menjadi bagian paling penting saat Anda mengalami pecah ban atau kempis di tempat yang jauh dari bengkel atau tambal ban. Karenanya, kami ingin mengingatkan Anda untuk sesekali menengok kondisi ban cadangan di mobil kesayangan.

Jenis Ban Cadangan
Tak kenal maka tak sayang, memang tak terlalu banyak jenis ban cadangan yang melengkapi kendaraan sebagai pelengkap, tergantung dari jenis dan tahun pembuatannya. Mobil keluaran 90an biasanya dilengkapi dengan ban cadangan yang sama dengan ban standar OEM, begitu pula jenis Jip atau SUV serta MPV, jenis ban ini biasanya disebut replacement tire atau ban pengganti.

regular spare tires

regular spare tires


Temporary Spare Tire

Temporary Spare Tire

Sementara mobil keluaran baru biasanya dilengkapi dengan ban cadangan berukuran lebih kecil dari standard dan dilengkapi dengan velg kaleng, biasa disebut temporary tire atau mini spare tire. Beberapa merk bahkan tidak melengkapi kendaraan mereka dengan ban cadangan, namun melengkapi ban standar dengan Run Flat Tire (RFT) atau Tire Repair Kit.
Tires Repair Kit

Tires Repair Kit

Run Flat Tires

Run Flat Tires


Tak hanya ukuran diameter yang lebih kecil, temporary tire biasanya juga memiliki tapak yang lebih kecil, seperti Daihatsu Sirion M yang memiliki ban standar ukuran 195/50 R16 dilengkapi dengan mini spare tire ukuran 105/70D16, sementara RFT sudah terintegrasi dengan ban standar.

Makin Awet Jika Dirawat
Sama seperti bagian mobil lainnya, ban cadangan akan awet jika dirawat secara rutin. Artinya Anda tidak akan mengeluarkan biaya tambahan yang tidak perlu dan tidak kerepotan saat mengalami kempis ban dan ban cadangan rusak.tireInflating
Untuk ban pengganti, perawatannya sama dengan ban standar, cek tekanan angin setiap dua bulan dan ikut di balans saat perawatan berkala. Jangan lupa untuk mengecek kode produksi ban, pasalnya jika sudah terlalu lama, kualitas serta elastisitas ban akan berkurang, menjadi getas dan akan menambah masalah saat dibutuhkan.
Sementara untuk temporary tire sebaiknya diperiksa tekanan anginnya setiap dua bulan sekali, jika berkurang tambahkan tekanan angin paling banyak 20 Psi, pasalnya jika terlalu keras bisa merusak kembangan bannya saat tergesek benda lain di bagasi. Saat digunakan sebaiknya batasi kecepatan, maksimum 80 Km/jam dan jangan melakukan rem mendadak, berbahaya karena ada perbedaan tapak ban.
Run Flat Tires yang sudah terintegrasi dengan ban standar tidak memerlukan perawatan khusus. Saat ban standar kempis atau pecah, RFT bisa digunakan hingga jarak maksimum 150 km, setelah menempuh jarak maksimum itu, RFT sudah tidak bisa digunakan lagi dan harus diganti.

Soft Tire Cover

Soft Tire Cover

Perawatan juga bisa lebih maksimal dengan penggunaan tire cover yang bisa Anda dapatkan di toko-toko aksesoris. Ada 2 jenis tire cover, hard dan soft. Untuk jenis hard lebih efektif digunakan oleh mobil yang ‘menggendong’ ban cadangannya di pintu belakang, biasanya jenis SUV. Sementara jenis soft bisa digunakan oleh mobil yang dilengkapi ban cadangan di bagian bawah seperti Toyota Avanza/Xenia dan beberapa MPV lainnya.
Hard Tire Cover

Hard Tire Cover

Mobil yang dilengkapi temporary tire bisa saja menggunakan tire cover jenis soft namun harus dimodifikasi, pasalnya ban cadangan jenis ini biasanya dilengkapi sistem pengunci pada ‘rumahnya’ di bawah cover bagasi belakang.

Drive Smart, Drive Safe !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s