Bodohnya Saya

Posted: Juli 21, 2013 by Ario Zainuddin in Editor's Note
Tag:, ,

Saya hanya bisa berharap para pembaca menggunakan pikiran terbuka saat membaca tulisan ini. kenapa saya harus memilih judul ‘bodohnya kita’ atau mungkin lebih tepat ‘bodohnya saya’ yang selalu berjalan pelan, sesuai speed limit 60 km/jam di lajur kiri jalan tol, padahal ada ‘lajur paling cepat’ di bahu jalan dan super pelan di lajur paling kanan.
Bodohnya saya yang selalu parkir sesuai garis dan kepala mobil menghadap depan, padahal ‘boleh’ parkir ‘serong’ mengangkangi garis. Bodohnya saya selalu mengunggu lampu hijau menyala sebelum bergerak maju di perempatan walau kondisi jalan sepi, padahal ternyata pengemudi lain ‘boleh’ jalan saat lampu masih merah.
Yang lebih bodoh lagi saya pikir jalan satu arah itu berlaku untuk semua kendaraan bermotor, ternyata kendaraan roda dua dengan tenang bisa melenggang bebas melawan arus lalu lintas tanpa merasa bersalah, kadang lebih galak dia dari kita yang merasa sudah benar.
Siapa yang bodoh siapa yang pintar? jika pintar itu melanggar aturan lalu-lintas, beruntunglah saya ini bodoh…

Ps. Sorry no photos, saya kira sangat tidak layak menampilkan gambar mereka yang pintar di sini, contoh buruk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s