BMW 328 Hommage – Mempertahankan Tradisi – Part 1

Posted: Agustus 9, 2011 by Ario Zainuddin in Feature
Tag:, , ,

BMW 328 adalah mobil sport yang bisa dibilang paling sukses dan yang memiliki tampilan paling bagus di era tahun 1930an. Kesuksesan BMW 328 merupakan hasil dari parameter desainnya, penggunaan konstruksi bahan ringan yang sistematik, garis-garis aerodinamis, tipe mesin yang optimal dan teknologi suspensi yang canggih di jamannya. Parameter desain ini akhirnya menjadi pakem dari generasi konsep mobil sport BMW dimana performa akan menuju kesuksesan jika dikombinasikan dengan harmonisasi yang sempurna dari semua parameter serta efisiensi yang maksimal. Dengan karakteristik ini, 328 masih menjadi perwujudan dari semua yang diinginkan oleh BMW hingga saat ini, dinamis, estetika serta inovasi di level tertinggi.

1936 BMW 328 Touring Coupe

Tahun ini, 328 merayakan ulang tahunnya yang ke 75 tahun. Perayaan hari jadi ini dilakukan di Lake Como dekat Mille Miglia. Sampai saat ini, BMW 328 Touring Coupé masih menjadi pemegang rekor kecepatan rata-rata tertinggi di sirkuit Mille Miglia dan di tahun 2010 lalu, 328 juga berhasil mempertahankan rekor kemenangannya di ajang balap Mille Miglia. Satu minggu setelah balap berlangsung, estetika Touring Coupé ini mencuri perhatian di ajang Concorso d’Eleganza Villa d’Este. Di area konflik antara tradisi dan moderenitas ini, BMW Group mengeluarkan edisi tribute kepada 328, yaitu BMW 328 Hommage. “ Dengan hadirnya BMW 328 Hommage, kita menghargai semangat juga inovasi dari para pencipta BMW 328.”papar Karl Bäumer, CEO, BMW Group Classic. “Mereka telah menciptakan sebuah ikon yang bisa dibilang menjadi tolok ukur dalam sejarah kendaraan bermotor.”tambahnya lagi. BMW 328 Hommage menterjemahkan inti dan karakter Touring Coupé 1930an itu ke masa moderen serta menawarkan interpretasi bagaimana desainer saat itu, Fritz Fiedler dan Rudolf Schleicher menciptakan 328 dengan menggunakan teknologi di masa ini.

Konstruksi Bahan Ringan

328 juga merupakan sebuah karya BMW yang spesial sejauh ini jika menyangkut prinsip konstruksi bahan ringan, karena di mobil inilah prinsip itu pertama kali diterapkan. Bahan ringan dipasang di semua bagian yang memungkinkan pada 328 generasi pertama, hasilnya berat kotor mobil bisa dukurangi menjadi hanya 780 Kg saja. Untuk menterjemahkan ide ini ke masa sekarang, BMW 328 Hommage menggunakan bahan carbon fibre reinforced plastic (CFRP) untuk mayoritas konstruksi bagian eksterior dan interiornya.

Alumunium dan Magnesium yang lazim digunakan sebagai bahan berbobot ringan pada masanya, CFRP saat ini dipandang sebagai bahan ringan yang memiliki rasio antara berat dan stabilitas yang paling baik. Bahan serat berkekuatan tinggi ini tak hanya lebih ringan dari alumunium, namun juga lebih stabil. Di setiap bagian yang menggunakan CFRP bisa dilihat dengan jelas, karenanya 328 Hommage tidak hanya merefleksikan konstruksi bahan ringan fungsional saja dari pendahulunya, namun juga secara visual.

Bahan CFRP ini juga telah diterapkan pada beberapa produk BMW Group, seperti konstruksi bagian atap dan beberapa komponen struktural dari model X6 dan BMW M3.

Tak hanya elemen CFRP di bagian interior dan eksterior, 328 Hommage juga mengekspresikan visual seri pendahulunya dengan penggunaan bahan lain seperti lapisan kulit kualitas tinggi serta alumunium hitam yang dipoles. Pengaplikasian CFRP di bagian interior menegaskan karakter roadster yang murni dan fungsional pada 328 Hommage. Di bagian dalam, terdapat beberapa detail yang diaplikasikan langsung dari arena balap, kembali menegaskan bahwa 328 lahir dan berhasil meraih prestasi di ajang adu kecepatan ini. Debut 328 di tahun 1936 tidak dilakukan di ajang Motor show, melainkan di lintasan balap. Dalam balapan perdananya ini pula 328 mengalahkan semua pesaingnya dan mendominasi ajang balapan di Eropa.

Eksterior Dinamis

Eksterior yang ekspresif dari 328 Hommage merupakan terjemahan versi moderen dari roadster versi sang jawara era 30an yang memiliki nilai emosional tinggi. “Model-model Hommage memiliki tradisi yang panjang di BMW Group. Berdasarkan filosofi desain kita, ‘Rooted in history, moving forward in design’, mereka mendemonstrasikan pentingnya melihat sejarah untuk melaju ke masa depan.”tutur Adrian van Hoydonk, BMW Group Director of Design. Untuk menyamai pendahulunya, 328 Hommage mengaplikasikan garis desain yang dinamis dan mudah dikenali sebagai mobil sport. Garis-garis yang tegas penuh presisi terhampar di setiap jengkal permukaan bodi mobil, hasilnya terjadi kontras yang lembut antara permukaan yang rata dengan ujung yang runcing di dalam satu siluet yang dinamis.Bentuk melengkung dari mobil ini mengesankan mobil bergerak walaupun dalam keadaan diam, scoop yang berada di belakang kursi menyatu dengan garis yang ditarik dari bonnet sampai ke bagian buritan.

Struktur lapisan CFRP memberikan coupe ini tampilan yang dalam. Bentuk diagonal dari rangkaian CFRP menegaskan bahasa desain yang dinamis, khas sebuah roadster. Rangkaian sederhana dari CFRP membuat struktur karbonnya terlihat dengan jelas, kembali menegaskan penerapan prinsip konstruksi bahan ringan di mobil ini. Sama seperti pendahulunya, 328 Hommage tidak berpintu, dengan alasan yang sama juga, akses keluar-masuk yang mudah dan cepat.  Desain sidewall yang rendah dan hampir vertikal membuat 328 Hommage memiliki stabilitas yang tinggi saat dipacu di jalan raya. Hal ini juga membuat coupe ini terlihat lebih pipih dan dinamis secara keseluruhan. Sementara di bawah bonnetnya, terlihat grille berbentuk ginjal, ciri khas BMW yang dibuat memanjang untuk menghormati bentuk grille 328 tahun 1936. Pada Hommage, grille ini dirancang juga sebagai intake udara. Bentuk intake udara yang besar di bagian haluan ini juga seakan memberikan bocoran bahwa mesin 6 silinder 3 Liter yang diusungnya membutuhkan pasokan udara yang banyak…

To be continued….

 

Komentar
  1. pedal2themetal mengatakan:

    Pas lihat di Twitpic, kaget lihat headlampnya, kayak yang teler😯

  2. Ario Zainuddin mengatakan:

    Wuaahhaahhaa..tapi lmyan vintage laahh..walaupun maksa dikit..

  3. pedal2themetal mengatakan:

    Overall lumayan retro, cuman kenapa ada towbar nyembul di grill gitu? Apa karena “Because Race Car”?

    *nunggupart2

    • Ario Zainuddin mengatakan:

      Iya tuh tow bar emang dipasang biar lebih jelas “racing car” nya bro..agak2 ganggu ya sebenernya hhee..

      Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss…!

  4. Ario Zainuddin mengatakan:

    Iya tuh tow bar emang dipasang biar lebih jelas “racing car” nya bro..agak2 ganggu ya sebenernya hhee..part 2 (completed) coming soon sabaar😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s